Showing posts with label modding. Show all posts
Showing posts with label modding. Show all posts

Monday, June 13, 2011

Hacking Android


Salah satu hal yang menarik saya untuk Android adalah keterbukaan platform.
Saya agak kecewa untuk menemukan bahwa masih diperlukan cukup sedikit pengetahuan "bawah tanah" dan bit jika anda ingin Jailbreak perangkat ('rooting' itu disebut di Android) dalam banyak cara yang sama iPhone memerlukan berbagai alat untuk Jailbreak itu . Jadi saya terjebak dengan stok membangun yang HTC menyediakan, itu bagus, tapi agak berantakan dengan hal-hal yang tidak perlu dibundel dalam (misalnya klien Twitter mengerikan, terpaksa Saham sinkronisasi dll) minggu jadi lalu saya akhirnya memutuskan untuk root telepon saya dan menaruh kustom ROM di sana.
I'ma tipe cantik culun, dan umumnya tahu apa yang saya lakukan di daerah ini, tetapi (jika saya berkata begitu sendiri!) Saya masih menemukan seluruh topik madnedingly membingungkan pada awalnya. Sebuah ranjau jargon, pengetahuan suku dan info usang. Tapi aku mengarungi itu. Cara termudah untuk root perangkat hari ini adalah menggunakan unrevoked ini cukup banyak download sederhana dan satu metode klik, selama Anda menginstal driver HBOOT. Ini apa? Ya masalah dengan semua ini rooting / hacking burung adalah jumlah gila jargon techo. Jadi apa artinya semua ini?
HBOOT adalah modus boot khusus untuk semua perangkat Android diakses dengan menekan; down-vol + power on, dari sini Anda dapat mengakses ...
Recovery Mode. Modus lain boot khusus, digunakan untuk mengembalikan perangkat dalam hal masalah. Dengan menggunakan metode unrevoked atas akan menggantikan recovery mode standar dengan yang baru yang disebut ClockworkMod. Hal ini memungkinkan Anda melakukan semua hal fiddly mewah seperti flash ROM baru dan format / menghapus hal.
Jadi dengan perangkat saya berakar, saya perlu memilih ROM kustom baru untuk perangkat flash saya dengan, ini adalah di mana dimulai menyenangkan. ROM seperti OS untuk perangkat, menempatkan yang baru di sana dapat mengubah segalanya tentang hal itu, dari tampilan dan nuansa, hingga bagaimana ia beroperasi. Ada ratusan hal-hal sialan! Untuk Desire HTC Anda memiliki dua pilihan utama, ROM Sense based atau ROM ASOP berbasis. Lebih jargon!
Sense secara efektif disesuaikan versi HTC Android. Dengan kulit yang berbeda, melihat dan merasakan dan beberapa aplikasi yang berbeda. Perubahan pergi lebih dari itu, tetapi lebih nanti.
Proyek AOSP-Android Open Source. ROM berdasarkan ini akan "sebagai Google dimaksudkan" bersih, tanpa kekacauan, dengan keluar perubahan kulit. Pada intinya sangat mirip dengan apa yang akan Anda dapatkan pada perangkat Nexus dari Google.
Sumber utama ROM dan pada kenyataannya info semua tentang topik ini umumnya adalah xda-developer aneh bernama forum. Akan ada benang dan topik untuk setiap perangkat yang mungkin di luar sana (tidak hanya Android). Tempat ini besar! The one stop shop untuk Keinginan HTC topik ini sangat membantu (a pengindeksan topik semua topik utama lainnya) Saya memutuskan ROM AOSP (aku ingin menyingkirkan semua yang benar kekacauan?) Dan menetap untuk Oksigen. Itu adalah besar; tampak manis, benar-benar cepat, dan tidak memiliki gazillions dari aplikasi yang tidak perlu dan mentah pra-instal. Dan terima kasih kepada A2SDI tidak akan kehabisan ruang untuk aplikasi saya benar-benar ingin di sana. OK apa A2SD? Yah banyak perangkat Android meninggalkan ruangan sangat sedikit dalam memori internal untuk menginstal aplikasi, Desire sangat buruk dengan hanya sekitar 120MB! Google telah membuat perbaikan di versi Android untuk memungkinkan aplikasi yang akan diinstal / dipindahkan ke kartu SD, tapi masih belum sempurna. A2SD mulus balik menginstal aplikasi adegan pada kartu SD menggunakan sihir, tetapi tidak mengharuskan Anda untuk memiliki sebuah partisi ext2 pada sdcard Anda. Namun lebih jargon! Dalam istilah sederhana (kecuali Anda pengguna Linux dan memiliki pengalaman filesystem Windows/FAT32 non) ini adalah daerah tersembunyi tambahan pada kartu SD Anda, yang Anda buat dengan Manajer aplikasi yang disebut ROM. Ini menyakitkan untuk dilakukan.
Oksigen tampak super besar, untuk sementara waktu. Kemudian masalah mulai muncul, terutama karena menghubungkan dan sync ke Exchange:
Tidak berarti untuk mengatur timeout kunci kode akses. Sebuah kode akses keamanan / PIN diberlakukan ketika saya terhubung ke perusahaan saya Microsoft Exchange Server, akan menyenangkan TIDAK untuk memasukkan setiap kali saya aktifkan
Tidak berarti untuk memindahkan email ke folder lain! Apa!?
Tidak berarti untuk mencari direktori perusahaan (yang GAL di Microsoft Exchange) yang saya sangat merindukan
hal-hal lain yang saya sudah lupa!
Pada akhirnya ada cukup niggles bagi saya untuk menyerah dan beralih ke ROM Sense berbasis. Apa yang saya pelajari adalah ini bukan masalah dengan membangun Oksigen melainkan aplikasi dasar / sistem yang Google menyediakan cukup miskin di tempat. Sense HTC menambahkan cukup banyak lebih sistem daripada hanya sedikit reskining mengkilap. Sebagai contoh, tepat Bursa dukungan, yang bekerja!
Jadi saya sudah beralih ke ROM Alex-V ini memberi saya semua keuntungan dari Sense, tetapi juga sialan keren seperti A2SD. Pada awalnya saya dihapus setumpuk aplikasi HTC dari sistem (dihapus dari / system / app /) hal-hal muncul OK, tetapi saya mulai melihat sistem sync mendapatkan 'terjebak'. Jadi saya sudah reflashed ROM hari ini tanpa mucking tentang dengan itu dan itu dipecahkan masalah sync saya.
Wow aku sudah mengoceh selama umur! Singkatnya, perakaran dan berkedip Android Anda tidak sesulit kedengarannya (tidak benar-benar!) Tapi saya rasa jika Anda perlu untuk terhubung ke server Microsoft Exchange atau bekerja di lingkungan perusahaan Anda mungkin akan tidak mendapatkan yang terbaik dari itu, dan aku saran untuk tetap dengan apa yang datang dengan perangkat Anda.







in english

One of the things that attracted me to Android was the openness of the platform.
I was a little disappointed to find that it still required quite a bit of “underground” knowledge and bits if you wanted to Jailbreak the device (‘rooting’ it’s called on Android) in much the same way the iPhone requires various tools to Jailbreak it. So I stuck with the stock build that HTC provide, it’s nice, but a bit cluttered with unnecessary stuff bundled in (e.g. a terrible Twitter client, forced to sync Stocks etc) so last week I finally decided to root my phone and put a custom ROM on there.
I’m a pretty geeky type, and generally know what I’m doing in this area (if I do say so myself!) but I still found the whole topic madnedingly confusing at first. A minefield of jargon, tribal knowledge and outdated info. But I waded through it. The easiest way to root the device these days is to use unrevoked this is pretty much a simple download and one click method, as long as you install HBOOT drivers. The what? Yeah the problem with all of this rooting/hacking lark is the crazy amount of techo jargon. So what does it all mean??
HBOOT is a special boot mode for all Android devices accessed by holding; down-vol + power on, from here you can access…
Recovery Mode. Another special boot mode, used to restore the device in the event of problems. Using the unrevoked method above will replace the standard recovery mode with a new one called ClockworkMod. This lets you do all the fancy fiddly stuff like flash a new ROM and format/wipe things.
So with my device rooted, I needed to pick a new custom ROM to flash my device with, this is where the real fun starts. The ROM is like the OS for the device, putting a new one on there can change everything about it, from look and feel, down to how it operates. There are hundreds of the damn things! For the HTC Desire you have two main choices, Sense based ROM or a ASOP based ROM. More jargons!
Sense is effectively HTC’s customised version of Android. With a different skin, look and feel and some different apps. The changes go deeper than that, but more later.
AOSP- Android Open Source Project. ROMs based on this will be “as Google intended” clean, without clutter, with out skin changes. In essence very similar to what you’d get on a Nexus device from Google.
The primary source of ROMs and in fact all info on this topic generally is the oddly named xda-developer forums. There will be threads and topics for every possible device out there (not just Android). The place is massive! The one stop shop for the HTC Desire is this very helpfull topic(a topic indexing all the other main topics) I decided on a AOSP ROM (I wanted rid of all that clutter right?) and settled for Oxygen. It was great; looked snazzy, was really quick, and didn’t have gazillions of unnecessary apps and crud pre-installed. And thanks to A2SDI wasn’t going to run out of room for the apps I actually wanted on there. OK what is A2SD? Well a lot of Android devices leave very little room in internal memory for installing apps, the Desire is particularly bad with only about 120MB! Google have made improvements in later versions of Android to allow apps to be installed/moved to the SD card, but it’s still not perfect. A2SD seamlessly behind the scenes installs apps on the SD card using magic, but it does require you to have a ext2 partition on your sdcard. Yet more jargon! In simple terms (unless you’re a Linux user and have experience of non Windows/FAT32 filesystems) this is an extra hidden area on your SD card, which you create with an app called ROM Manager. It’s painless to do.
Oxygen seemed super great; for a while. Then the problems started to appear, mostly due to connecting and syncing to Exchange:
No means to set the passcode lock timeout. A security passcode/PIN is enforced when I connect to my companies Microsoft Exchange server, it would be nice NOT to enter it every time I switch it on
No means to move email to another folder!! What!?
No means to search the corporate directory (the GAL on Microsoft Exchange) which I really missed
Other stuff I’ve forgotten!
In the end there were enough niggles for me to give up and switch to a Sense based ROM. What I’ve learnt is these aren’t problems with the Oxygen build but rather the base apps/system which Google provide are quite poor in places. HTC Sense adds quite a lot more to the system than just a bit of shiny reskining. For example, proper Exchange support, that works!
So I’ve switched to Alex-V’s ROM This gives me all the advantages of Sense, but also cool shit like A2SD. At first I removed a whole heap of the HTC apps from the system (deleted from /system/app/) things appeared OK but I started to notice the sync system getting ‘stuck’. So I’ve reflashed the ROM today without mucking about with it and it’s solved my sync issues.
Wow I’ve prattled on for ages! In summary, rooting and flashing your Android isn’t as hard as it sounds (no really!) but I think if you need to connect to a Microsoft Exchange server or work in an corporate environment you’ll probably not get the best out of it, and I’d advice to stick with what comes with your device.

semoga bermanfaat * Maju terus indonesia dan tetap berhati-hati dalam hidup ini,semoga bermanfaat dan sukses semoga ALLAH slalu memberikan yang terbaik selamanya kepada galihrezah dan kekasihnya,,,amin hehehe makasih bentar ane mikir dulu buat postingan besok,,hehe hehehe jadi malu kabur ah..hahaha waduh kurang cepet ne balik lagi ah hehehe.. eh ga jadi kabur hihihi maaf-maaf kalau ane ada salah..hehe minum dulu gan salam kenal yah hehehe thanks for visiting this blog and CMIIW (Correct Me If I am Wrong).

Sunday, June 12, 2011

cara Merubah Tampilan Menu E63


Langsung saja ya, untuk merubah tampilan menu E63 syarat utamanya adalah Nokia E63 anda sudah dihack . Kalau belum rasanya hal ini mustahil untuk dilakukan.

Prosedurnya sebagai berikut :


1. Download dan instal Python S60 dan Python Script Shell-nya serta Extra Power Module Pack (EPMP). Ketiganya harus/wajib diinstal di memori ponsel dan jika anda sudah punya lewatkan bagian ini.
Jika anda enggan instal Python cs di memori internal, silakan anda coba dengan modifikasi menu dengan Python terinstal di kartu memori.



(Mungkin anda merasa berat memodifikasi tampilan menu E63 anda karena harus menjejali memori ponsel yang sempit dengan Python dan modulnya yang berukuran cukup besar, apalagi jika anda mempunyai banyak koleksi aplikasi berbasis Python yang dengan terpaksa harus diinstal di memori ponsel. Tapi sekarang anda bisa mencoba GridPatcher yang telah sedikit saya edit agar bisa berjalan di kartu memori.


Sebenarnya caranya tidak jauh berbeda dengan tulisan saya sebelumnya, hanya ada sedikit penyederhanaan.
Kali ini kita tidak akan menggunakan JbakTaskMan, sebagai penggantinya kita manfaatkan aplikasi bawaan ponsel yaitu Search/Pencarian. Dengan Search kita bisa mengakses apa saja yang ada di ponsel kita. Untuk itu sebelum memulai proses ini jadikan Search sebagai salah satu shortcut di Home screen. Gunanya untuk jaga – jaga jika terjadi kegagalan dan kita tidak bisa mengakses menu.

1. Download dan instal Python dan Script Shell di kartu memori. Kalau sudah punya lewatkan.

2. Download dan instal Extra Power Module Pack (EPMP) di memori ponsel. Tinggalkan jika sudah ada.

3. Download dan instal GridPatcher for E di kartu memori.

4. Download patch ExtendMenuGrid dan ekstrak ke E:\Patches.

5. Dengan menggunakan X-plore, copy folder themes yang ada di Z:\Private\10207254 dan paste-kan ke C:\Private\10207254.

Jangan lupa menghilangkan atribut READ ONLY pada folder themes dan seluruh file yang ada di dalamnya dengan menekan tombol T, klik Yes lalu hilangkan centang di kotak cek Read Only kemudian klik Change di softkey kiri. Selama masih dalam proses modif, X-plore jangan ditutup.

6. Rename format AppShell_Grid.o0xxx di dalam folder themes [yang tadi kita copy] ke .o0001 sehingga menjadi seperti ini AppShell_Grid.o0001. File yang direname adalah yang sesuai dengan bahasa yang digunakan ponsel. Rinciannya sbb : o0031 (Bahasa Cina), o0129 (English), o0326 (Melayu) dan o0327 (Bahasa Indonesia). Jadi jika ponsel anda berbahasa Inggris maka yang harus direname adalah .o0129.

Apabila file AppShell_Grid-nya sudah berformat .o0001 (dari sononya) maka lewatkan saja langkah ke 6 ini.

7. Rename format appuifw2.pyc di C:\Resource ke .py sehingga menjadi appuifw2.py.

8. Buka GridPatcher, klik Ok ketika muncul pilihan bahasa (01). Pilih Edit Both Modes setelah menekan Option. Akan muncul kotak pengaturan kolom. Disini kita harus teliti dan berhati – hati karena pengaturan yang dibuat adalah terbalik. ‘Number of columns’ sejatinya adalah ‘Number of rows’ begitu pula sebaliknya. Jadi jika ingin membuat menu 5 x 3 (5 kolom 3 baris) maka pada Number of columns harus diisi dengan jumlah baris yang kita inginkan yaitu 3 dan di Number of rows, isi dengan 5.

9. Masuk ke X-plore lagi dan rename kembali format AppShell_Grid.o0001 dan appuifw2.py ke format asalnya.

10. Buka RomPatcher dan Apply patch ExtendMenuGrid.

Sebaiknya jangan meng-autorunkan patch ExtendMenuGrid dulu sebelum modif berhasil dan boleh juga ROMPatcher-nya dibiarkan tetap terbuka sehingga bisa diakses melalui tombol menu.

11. Tutup menu lewat Options » Exit. Jangan lewat Exit di softkey kiri. Selesai.

Coba masuk ke menu kembali, jika berhasil kita akan mendapatkan tampilan menu sesuai yang kita inginkan tapi jika belum berhasil dan ternyata tak bisa masuk ke menu maka buka Search » Applications » ROMPatcher+. Disable patch ExtendMenuGrid. Atau jika ROMPatcher masih terbuka, tekan dan tahan tombol menu lalu masuk ke ROMPatcher.

Selanjutnya kita bisa mengulang lagi dari langkah ke 6.

Happy modding)




2. Download dan instal Jbak Taskman. Pun jika sudah ada di ponsel anda lanjutkan saja ke langkah selanjutnya.

3. Download dan instal GridPatcher

4. Download patch ExtendMenuGrid dan ekstrak ke E:\Patches.

5. Copy folder themes yang ada di Z:\Private\10207254 dan paste-kan ke C:\Private\10207254.

*Sebaiknya gunakan X-plore untuk melakukan semua aktifitas ini.

*Hilangkan atribut READ-ONLY pada folder themes dan seluruh file di dalamnya, caranya sorot folder themes, tekan tombol T, klik Yes, hilangkan centang dikotak cek read-only lalu klik Change di softkey kiri.

6. Ubah format berkas AppShell_Grid.o0xxx di dalam folder themes [yang tadi kita copy] ke .o0001 sehingga menjadi seperti ini AppShell_Grid.o0001. Berkas yang direname adalah yang sesuai dengan bahasa yang digunakan ponsel anda. Rinciannya sbb : o0031 (Bahasa Cina), o0129 (English), o0326 (Melayu) dan o0327 (Bahasa Indonesia). Jadi jika ponsel anda berbahasa Inggris maka yang harus direname adalah .o0129.

*Jika file AppShell_Grid di ponsel anda sudah berformat .o0001 maka lewatkan langkah ke 6 ini.

7. Ubah format appuifw2.pyc di C:\Resource ke .py sehingga menjadi appuifw2.py.

8. Buka GridPatcher, klik Ok ketika muncul pilihan bahasa (01). Pilih Edit Both Modes setelah menekan Option. Akan muncul kotak pengaturan kolom. Pada langkah ini anda harus berhati – hati karena pengaturan yang dibuat adalah terbalik. ‘Number of columns’ sejatinya adalah ‘Number of rows’ begitu pula sebaliknya. Jadi jika anda ingin membuat menu 5 x 3 (5 kolom 3 baris) maka pada Number of columns harus anda isi dengan jumlah baris yang anda inginkan yaitu 3. Sedang pada Number of rows, isi dengan 5, yang merupakan jumlah kolom yang anda mau.

Keberhasilan konfigurasi ditandai dengan adanya notifikasi yang menyatakan kesuksesan. Jika pesan yang muncul memerintahkan untuk mencoba lagi, tutup Menu ponsel lewat Options > Exit dan ulangi lagi konfigurasinya. Apabila selalu gagal meskipun cara yang dilakukan sudah benar maka ubah format AppShell_Grid.o0xxx ke o0016, begitu juga saat membuka GridPatcher ubah 01 ke 016 dan lanjutkan konfigurasi. (thanks bro Ears)

9. Buka RomPatcher dan Apply patch ExtendMenuGrid.

*Autorun-kan patch ExtendMenuGrid jika modif sudah berhasil.

Tips :
Karena RomPatcher autostartnya agak lambat, saya sarankan agar anda menggunakan RPDomain Plus, sehingga menu modifikasi akan langsung aktif bersamaan dengan aktifnya ponsel. Jadi setelah instalasi RPDomain pindahkan patch ExtendMenuGrid dari E | Patches ke E: | RDomain. Lalu apply dan add auto.

10. Ubah kembali format AppShell_Grid.o0001 dan appuifw2.py ke format aslinya.

11. Masuk ke Jbak Taskman, atur agar Menu terlihat di Jbak Taskman. Caranya, pilih Settings > Program settings lalu beri tanda pada Show menu. Kemudian tutup aplikasi Menu tersebut atau cara yang lebih mudah, masuk ke Menu ponsel klik Options disoftkey kiri dan pilih Exit. Selesai dan lihat hasilnya.



Kalau ternyata gagal dan anda tidak bisa mengakses menu, masuk lagi ke Jbak Taskman, klik Tools > Apps Launch > RomPatcher, disable-kan patch ExtendMenuGrid. Selanjutnya mulai lagi dari langkah ke 6 tapi sebaiknya restart dulu ponsel sebelum melanjutkan. Kemungkinan gagal sangat kecil karena penyebab kegagalan umumnya hanya karena salah/lupa me-rename format AppShell_Grid dan appuifw2 atau belum menghilangkan atribut read-only folder themes.

PENTING!! JANGAN PERNAH MENUTUP/MEMATIKAN X-PLORE DAN JBAK TASKMAN SELAMA PROSES MODIFIKASI INI BERLANGSUNG, AGAR JIKA TERJADI KEGAGALAN MUDAH UNTUK MENGATASINYA

Happy modding

semoga bermanfaat * Maju terus indonesia dan tetap berhati-hati dalam hidup ini,semoga bermanfaat dan sukses semoga ALLAH slalu memberikan yang terbaik selamanya kepada galihrezah dan kekasihnya,,,amin hehehe makasih bentar ane mikir dulu buat postingan besok,,hehe hehehe jadi malu kabur ah..hahaha waduh kurang cepet ne balik lagi ah hehehe.. eh ga jadi kabur hihihi maaf-maaf kalau ane ada salah..hehe minum dulu gan salam kenal yah hehehe thanks for visiting this blog and CMIIW (Correct Me If I am Wrong).

cara Hacking Untuk Semua Ponsel Symbian Series




Akhir manis dari sebuah penantian yang sangat lama. Kabar menggembirakan telah datang bagi para pengguna ponsel Symbian yang mengalami kesulitan meng-hack ponselnya baik karena hard reset maupun karena mengadopsi Symbian versi terbaru.


Beberapa hari yang lalu saat meramban situs Smartlip.Com saya menemukan sebuah metode hacking baru yang bisa diterapkan untuk semua ponsel Symbian dari Symbian 9.x sampai Symbian^3 dan ternyata metode tersebut bisa juga digunakan pada ponsel yang unhackable gara – gara hard reset tanpa harus upgrade firmware .

Seorang nara forum Smartlip.Com (stas686) berhasil menemukan metode ini yang kemudian dikembangkan oleh CODeRUS dan Kolayuk hingga lahirlah sebuah Just HackIt. Berikut ini metode hacking dengan Just HackIt :

Persiapan Alat :

1. Buat sertifikat di S60certkey.Com (Kamu yang tak berhasil di Opda dan gagal menggunakan XStevedore, boleh mencoba peruntungan di s60certkey.com. Dari pengalaman saya beberapa hari yang lalu, sertifikat selesai dalam 24 jam.


Yang agak sedikit ribet adalah saat registrasi karena email aktifasi akun yang terkirim ke alamat email kita seringkali masuk ke folder spam bukan inbox dan link aktifasi tersebut harus diklik langsung dari akun email kita.

Prosedur ini dibuat berdasarkan kinerja ponsel karena saat membuatnya saya menggunakan Opera Mini 5.1.

1. Buka http://s60certkey.com.

Silakan baca dulu maklumat (maknya siapa sih ini?) yang ada di laman tersebut sebelum sign up.

2. Klik sign up dibagian atas halaman atau dengan mengklik ‘here’ yang ada diakhir maklumat.

3. Isi formulir pendaftaran yaitu alamat email dan password. Kemudian tebak Captcha lalu klik Create My Account.

*Jangan lupa mengaktifkan fitur gambar pada browser sehingga gambar captchanya nampak*.

Jika berhasil dihalaman berikutnya kamu sudah dalam keadaan login dengan status akun masih Pending. Baca makmulat (lagi) yang ada dihalaman tersebut tentang aktifasi akunmu. Diberitahukan juga email otomatis yang terkirim ke alamat emailmu kemungkinan besar akan masuk ke folder spam.

5. Silakan log out dulu dari s60certkey.com.

6. Akses akun email — yang tadi didaftarkan — langsung dari Opera Mini.

Setelah masuk coba lihat dulu di inbox siapa tahu email aktifasi berhasil masuk inbox tapi jika tidak ada segera periksa di folder spam.

*Kalau kamu menggunakan protokol IMAP dan belum langgan/subscribe folder spam maka kamu harus berlangganan dulu*.

**Caranya (dalam hal ini di Gmail tapi mungkin server lain kurang lebih sama) adalah gulir ke bawah sampai kamu menemukan folder – folder yang kita langgan. Kemudian klik “selengkapnya” (Gmail bahasa Indonesia). Dihalaman berikutnya tik/centang folder spam dan dihalaman berikutnya lagi silakan buka folder spamnya**.

7. Klik link aktifasi yang ada di email, langsung dari dalam akunmu.

*Jika link tersebut dicopy lalu dipastekan ke address bar Opera Mini lalu mengkliknya, aktifasi belum terjadi*.

8. Status akunmu berubah jadi aktif dan silakan log out dulu baik diakun di s60certkey.com maupun di server akun email kamu.

9. Login lagi ke s60certkey.com untuk memulai pembuatan sertifikat.

10. Isi kolom di bagian bawah halaman dengan IMEI ponsel kamu lalu klik Submit.

*Dial *#06# di layar utama ponsel untuk mengetahui IMEI (serial number) ponselmu*.

11. Di halaman selanjutnya akan tampak status sertifikat kamu masih Pending dan tulisan Cer dan Key masih berwarna merah.

Baca juga maklumat (lagi – lagi) tentang berapa lama kamu harus menunggu selesainya sertifikat kamu (biasanya antara 24-48 jam).

12. Logout dulu dan ….

13. Setelah waktu menunggu cukup, login lagi ke s60certkey.com.

Kalau sertifikat kamu sudah jadi, statusnya berubah jadi Complete dan tulisan Cer dan Key berubah jadi hijau serta menjadi dua buah link untuk download cer dan key-mu.

15. Selesai.

#Biar genap 15, no 4 & no 14 tidak sengaja dan sengaja dihilangkan #

Untuk menggunakan sertifikat ini mensign aplikasi kita bisa menggunakan FreeSigner atau SignSis (MobileSis) tapi karena sertifikat FreeSigner sudah kadaluarsa maka yang tersedia hanya link download SignSis saja.

Download SignSis)


atau di Opda (Memiliki ponsel bersistem operasi Symbian S60v3/v5 atau OS 9 tanpa punya sertifikat sendiri atau – yang lebih ekstrim – tanpa dihack belumlah menjadi milik kita sepenuhnya . Mau pasang aplikasi mestilah aplikasi bersertifikat, mau dipersonalisasi tingkat lanjut pastilah mustafa (mustahil lah faa, hihihi). Untunglah ada situs yang menyediakan layanan pembuatan sertifikat secara gratis sehingga segala keterbatasan sedikit banyak bisa dilonggarkan.


Dengan adanya sertifikat dan kunci pribadi, kita tak perlu menunggu [hingga kering] sampai pihak pengembang mensertifikasi/men-signing produk mereka dan tak harus menghacking sistem ponsel jika hanya sekedar ingin memasang berbagai aplikasi. Jikalau anda ingin memiliki sertifikat sendiri, di bawah ini ada panduan membuat sertifikat di opda berdasarkan IMEI ponsel. Mengapa kita pilih opda? Karena sertifikat dari opda lebih fleksibel, bisa digunakan dengan SignTools di komputer dan dapat pula dengan FreeSigner yang terpasang di ponsel.

Prosedurnya sebagai berikut :

1. Pergilah ke http://cer.opda.cn/en/, silakan mau menggunakan browser komputer atau Opera Mini di ponsel.

2. Klik Register dan di halaman berikutnya isi formulir pendaftaran yang disajikan. Jangan lupa mengaktifkan gambar pada pengaturan browser agar huruf acak dapat dilihat.

3. Klik Submit and register dan jika registrasinya berhasil langsung saja login.

4. Sukses login, klik di My certificate.

5. Kemudian klik Apply cer di halaman yang berikutnya.

6. Isi beberapa pertanyaan tentang ponsel anda pada formulir yang disodorkan untuk memulai pembuatan sertifikat. Diantaranya adalah IMEI ponsel anda. IMEI ponsel bisa dilihat dengan mengetikkan *#06# dilayar utama atau dengan bantuan aplikasi seperti X-plore atau PhoneInfo.

7. Lalu klik Submit application. Jika tak ada yang salah akan ada notifikasi ”Operation Successfully”.
Selesai dan silakan logout atau kalau anda tertarik boleh menjelajah isi situs tersebut.

Kini anda tinggal menunggu hingga sertifikat tersebut selesai dibuat. Selang waktunya tergantung berapa banyak sertifikat yang mereka mesti buat saat itu. Bisa 2, 3, 4 atau 5 jam atau mungkin lebih. Tapi yang jelas tidak sampai satu hari.

Untuk mendownload sertifikat, login lagi ke http://cer.opda.cn/en/. Klik My certificate dan jika sertifikat anda sudah jadi akan ada link download sertifikat dan key pribadi anda (.cer dan .key). Downloadlah keduanya.

Peralatan yang dibutuhkan untuk sertifikasi juga telah tersedia di situs ini. Ada SignTools untuk PC dan FreeSigner (signed) untuk ponsel.)


, jika sudah ada lewatkan.

2. Download JustHackIt.zip

3. (Optional) Download file installserver di bawah ini yang sesuai versi Symbian ponsel kamu tapi jika sudah punya lewatkan bagian ini.

InstallServer 9.2

InstallServer 9.3 – 9.4

InstallServer S^3

4. Download FreeSigner (signed) dan jika sudah punya lewatkan langkah ini.

5. Untuk Symbian S60v3 dan S60v5 (andai belum punya) siapkan juga X-plore

Langkah Hacking :

1. Instal CertUpdater.sisx

2. Sign file CertHack_Installer.sis lalu instal file yang sudah signed.

3. Di Menu, klik ikon HackIt dan tunggu hingga proses hacking selesai.

Jika hacking sukses maka pada Symbian^3 secara otomatis akan terinstal FileBrowser sedangkan pada seri lainnya akan terinstal ROMPatcher+ v 2.6. Dan sampai di sini Hackit sudah bisa dihapus/uninstall.

4. Untuk Symbian 9.2 dan 9.3 yang kompatibel dengan patch Install Server RP+, buka ROMPatcher+ lalu aktifkan/enable patch tersebut. Sedangkan untuk ponsel yang tidak kompatibel, buka ROMPatcher+, aktifkan/enable patch Open4All kemudian dengan menggunakan X-plore, ekstrak file installserver.exe ke C:\sys\bin dan ada baiknya beri atribut Read Only.

Untuk Symbian 9.4 dan S^3 ada kemungkinan (saya tidak tahu pasti karena tidak punya, hehe…) file installserver.exe akan tercopy saat proses hacking sedang berlangsung. Tapi jika hal itu tidak terjadi, kamu bisa mendownload file tersebut pada tautan di atas dan mengekstraknya secara manual.

Khusus untuk S^3, agar dapat akses penuh pada file sistem lakukan pengaturan dulu di menu Settings pada aplikasi FileBrowser. Saya tidak tahu pengaturannya seperti apa karena belum pernah melihat, jadi silakan dieksplor sendiri .

Begitu juga dengan pengguna yang baru pertama kali menggunakan X-plore, konfigurasi terlebih dahulu dengan menekan tombol 0 atau G (qwerty) lalu centang 4 kotak cek pada bagian atas pengaturan kemudian tekan Back.

5. Selesai.

Happy hacking Happy ending

PS :

Bagi pengguna yang menginginkan sebuah patch memiliki autorun lebih awal bisa menambahkan file domainsrv.exe pada ROMPatcher+, silakan download file DomainSrv.zip dan cara serta penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini bisa dibaca (Sebenarnya fitur dua mode autorun ini telah ada pada versi sebelumnya (2.4 dan 2.5) namun karena saat ini versi 2.6 adalah yang termutakhir maka inilah yang saya tulis. Change-lognya dari v2.5 adalah mendukung patch yang sudah di-compile dan penambahan domainsrv.exe by Wadowice.


Dengan adanya dua mode autorun ini kita tak perlu lagi menggunakan RPDomain+ dan ROMPatcher+ secara bersamaan jika kita hanya menginginkan autorun yang berbeda pada tiap patch. Cukup instal ROMPatcher+ 2.6 dan selanjutnya kita bisa atur patch – patch mana saja yang kita butuhkan untuk langsung aktif begitu ponsel dihidupkan (booting) dan yang baru aktif setelah ponsel benar – benar hidup (setelah loading OS).

ROMPatcher+ 2.6 bisa diunduh disitus pengembangnya, www.symbian-toys.com. Di dalam file unduhan tersebut berisi ROMPatcher+ 2.6, ROMPatcher+ 2.6 Lite Version, dua buah file Domainsrv.exe, aplikasi compiler patch (untuk PC) dan file ROMPatcher+ yang siap ditambahkan ke dalam firmware dalam rangka cooking firmware.

Bagaimana cara instalasinya?

Instal RomPatcherPlus_26.sis (sebaiknya di kartu memori) kemudian secara manual letakkan file domainsrv.exe yang ada di folder For Advanced Users ke E:\Sys\Bin. Rename file C_sys_hash_domainsrv.exe menjadi domainsrv.exe saja lalu taruh di C:\Sys\Hash.

Bagaimana cara menerapkan autorun yang berbeda?

Sorot patch yang akan diaktifkan, tekan Options pilih Add to Auto jika kamu ingin patch aktif dengan autorun standar (aktif setelah ponsel benar – benar jalan) atau pilih Add to Auto (DomainSrv) jika ingin patch tersebut sudah aktif saat ponsel baru mulai hidup (booting).

Indikasinya adalah autorun standar ditandai dengan lingkaran berwarna kuning sedangkan autorun domainsrv (advance) ditandai dengan warna ungu.




Troubleshooting

Bagi pengguna yang instalasinya merupakan update versi sebelumnya, seandainya saja saat meng-apply patch [yang sebelumnya kompatibel] tiba – tiba semua patch bersilang merah, restart saja ponsel lalu apply lagi.

Jika terjadi masalah misalnya ponsel gagal booting yang disebabkan oleh patch yang diautorun dengan domainsrv maka lepas baterai, cabut kartu memori, hidupkan ponsel dan setelah itu baru masukkan kembali kartu memori.

Akhirnya, aturlah autorun patch sesuai kebutuhan, patch yang tidak mesti aktif lebih awal lebih baik pilih mode standar.

semoga bermanfaat * Maju terus indonesia dan tetap berhati-hati dalam hidup ini,semoga bermanfaat dan sukses semoga ALLAH slalu memberikan yang terbaik selamanya kepada galihrezah dan kekasihnya,,,amin hehehe makasih bentar ane mikir dulu buat postingan besok,,hehe hehehe jadi malu kabur ah..hahaha waduh kurang cepet ne balik lagi ah hehehe.. eh ga jadi kabur hihihi maaf-maaf kalau ane ada salah..hehe minum dulu gan salam kenal yah hehehe thanks for visiting this blog and CMIIW (Correct Me If I am Wrong).

cara Modding Shortcut HomeScreen Standard E63

Sebelum

Sesudah
Ass n Met malam MWBers...

Berhubung udah larut malam jadi langsung aja ke tema postingan...

Malam ini mau posting tentang Patch aja...
Nama Patch nya FullWidthIdlePlugins

Fungsi patch ini adalah...
Liat ScreenShot nya aja langsung yach...

Cekibrot...

Bagaimana?
Udah keliatan khan beda nya?

Cara penarapannya sangat mudah...

Ekstrak patch FullWidthIdlePlugins.rmp ke E:\RDomain atau E:\Patches

Masuk ke Pengaturan > Umum > Personalisasi > Homescreen > Non Aktifkan

Buka aplikasi RPDomain atau Rompatcher, kemudian Apply & Add to Auto patch FullWidthIdlePlugins.rmp

Masuk ke pengaturan lagi, aktifkan
shortcut homescreen, & lihat hasilnya.


Kalau mau tampilan HP kalian seperti diatas...
Silahkan download patch nya sekarang juga...

Link Download Patch

semoga bermanfaat * Maju terus indonesia dan tetap berhati-hati dalam hidup ini,semoga bermanfaat dan sukses semoga ALLAH slalu memberikan yang terbaik selamanya kepada galihrezah dan kekasihnya,,,amin hehehe makasih bentar ane mikir dulu buat postingan besok,,hehe hehehe jadi malu kabur ah..hahaha waduh kurang cepet ne balik lagi ah hehehe.. eh ga jadi kabur hihihi maaf-maaf kalau ane ada salah..hehe minum dulu gan salam kenal yah hehehe thanks for visiting this blog and CMIIW (Correct Me If I am Wrong).